Revolusi Sunyi

Ilustrasi Benih Yang Tumbuh.  Sumber : foundationofgodlove


Revolusi Sunyi

.....
Dan .....
Sunyi pun membisikkan satu p
ertanyaan yang hingga kini belum terjawab ...
Pertanyaan tentang Revolusi ...
Kapankah pemerintah, dan juga semua pihak yang mengaku berpihak pada para petani mau dan berani berjuang di jalan sunyi -- tanpa pengumuman dan mengharap tepuk tangan -- seperti benih yang tumbuh,nyaris  tanpa bunyi dan tak menunggu dan mengharap satupun saksi.


.....
Hening ...
Sunyi, tiada jawaban ...

 
.....
Dan .....
Sunyipun membisikkan : 
Nasibmu ada di tanganmu, bersatu dan bergeraklah.  
Jadilah riak-ombak dari gelombang revolusi ...
Revolusi Sunyi


Thomas Pras, 18 Desember 2008


Sumber : Diskusi malam dengan Alm. Mas Tanto de Hobo, di Kandang Wedhus, Sleman.

Title: Revolusi Sunyi; Written by Thomas Pras; Rating: 5 dari 5

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Tuhan bergerak tanpa gerak
    Tuhan bernyanyi pun tanpa suara
    Hanya keindahan.. Karya nyata

    Melihat tapi buta
    berdzikir tapi mikir
    Petani bukanlah Petani
    Petani jarang bermimpi beli lamborgini

    Kenapa mereka takut bermimpi
    karena hasilku tidak pasti
    begitu mereka berdalih
    Padahal janji gusti itu pasti

    Sunyi tanpa jawaban
    Tapa teriakan hanya diam
    Meringkuk diam bagai bayi
    Yg Ketakutan saat tantangan alam di gelar
    Benarkah ada Petani saat ini

    atau hanya sekedar pengisi waktu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trimakasih sudah berkenan mampir dan menuliskan komentar di blog ini Bung Nawa Usaha,
      Pertanyaan kita senada Bung Nawa : Benar-benar Petani, atau buruh tanam (di lahan sendiri) ?

      Tragis ...
      Butuh kesadaran dan ditunjang keberanian untuk bisa bangkit, pulih.
      Butuh konsistensi, kesabaran, dan tekad, sebab berjalan di kesunyian tidaklah mudah ...

      Tapi ketika berani mengambil pilihan,
      Selalu ada perjumpaan dengan mereka yang memiliki visi yang sama, misi serupa,
      Yang akan menyalakan kembali api ...

      Salam Tani.

      Hapus